CHANGE COLOR
  • Default color
  • Brown color
  • Green color
  • Blue color
  • Red color
CHANGE LAYOUT
  • leftlayout
  • rightlayout
SET FONT SIZE
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Customise your homepage

Aceh Sport

Beritanya Olahraga Aceh

Home Sport News Dana Pembinaan Belum Keluar, Atlit Bireuen Ancam Boikot Porprov

Dana Pembinaan Belum Keluar, Atlit Bireuen Ancam Boikot Porprov

E-mail Print PDF

RIDWAN KHALID, Ketua Harian KONI BireuenBireuen, acehsport.com - Atlit di Kabupaten Bireuen mengancam memboikot pekan olahraga tingkat propinsi (Porprov) pada Juli mendatang di Bireuen, karena dana pembinaan belum keluar. Padahal dana tersebut sudah diplot dalam anggaran tahun 2009 untuk pembinaan olahraga.

Menurut informasi, sebagian besar Pengcab telah melakukan persiapan atlitnya menjelang Porprov, tapi belakangan karena disebabkan terkendala dana, sejumlah Pengurus kembali mempertanyakan dana pembinaan dari KONI setempat tahun 2009.

Ketua Harian KONI Bireuen, Drs Ridwan Khalid yang dihubungi Harian Aceh, Rabu (3/2) mengaku, pihak telah melakukan rapat koordinasi dengan para pengurus cabang guna persiapan atlit menjelang Porprov.

Meskipun para atlit telah dilakukan persiapan, tapi soal dana harus disediakan. Katanya, intinya pemerintah daerah harus memikirkan dana pembinaan yang pernah diplot tahun 2009 yang belum seluruhnya terealisasi untuk olahraga.

“Awalnya kita telah mengajukan dana melalui APBD 2009 sebesar Rp3 miliar, namun belakangan yang terealisasi melalui keuangan daerah hanya sebagian saja, sedangkan yang lain hingga kini belum jelas dan masih tersendat,” terangnya.

Sedangkan sebagian dana yang telah diterima melalui KONI, kata Ridwan, telah digunakan dan disalurkan kepada sejumlah Pengcab yang aktif mengikuti even daerah maupun nasional.

“Yang telah terealisasi dana dari Pemkab Bireuen sebesar Rp2,5 miliar, Rp1,8 miliar telah diberikan kepada klub PSSB Bireuen, sedangkan Rp700 juta digunakan untuk beberapa Pengcab yang mengikuti even selama ini,”

Para atlit kini mulai mempertanyakan kepada KONI, bahkan ada tudingan terhadap pengurus.

“Ini menjadi momok yang besar bagi dunia olahraga Bireuen, apalagi  kita selaku rumah serta menargetkan dapat meraih juara umum, tapi kalau persoalan dana pembinaan alitnya tidak jalan, tentu akan menjadi  sebuah beban besar baik KONI serta pemerintah setempat,” jelasnya. tambahnya.

Pemerintah serta DPRK Bireuen diminta segera mencari jalan keluarnya, karena Porprov hanya tinggal beberapa bulan lagi, dan atlit Bireuen belum melakukan latihan secara rutin. Daerah lain, katanya, sejak akhir 2009 lalu telah memasuki pemusatan latihan daerah. (job-ha)
Last Updated ( Thursday, 04 February 2010 08:02 )  

Comments  

 
0 #1 Malle 2010-07-18 14:30
Pike dile sogalom pugot acara....
Nyoe saboh pelajaran Ke Pemda bireuen...
 

Add comment


Security code
Refresh

Banner